Selasa, 05 Mei 2015

Sejarah tentang pulau tidung

Sejarah tentang pulau tidung merupakan pulau terbesar dalam Paket pulau tidung murah di indonesia gugusan pulau-pulau yang ada di Kepulauan Seribu. Pulau hunian penduduk ini memiliki luas sekitar 109 ha dengan populasi sekitar 5000 jiwa. Nama Pulau Tidung berasal dari kata Tidung, yang artinya tempat berlindung, karena pulau ini sering dijadikan sebagai tempat untuk berlindung dari bajak laut atau perompak,Maka Pulau ini dinamakan Pulau Tidung yaitu pulau untuk tempat berlindung.Menurut Buku Sedjarah Djakarta, yang terbit tahun 1960 atau 1970-an diceritakan, ketika Fatahillah menyerbu Portugis di Malaka, ia menggunakan pulau-pulau di teluk Jakarta ini sebagai basis mengatur strategi pada zaman dahulu.

Pulau Tidung
Berdasarkan keterangan penduduk setempat, Pulau Tidung mulai dihuni oleh penduduknya sekitar tahun 1920-an. Pada waktu itu ada seorang penjaga pulau yang didatangkan dari Rawa Belong, Jakarta Barat. Pada tahun 1942 ( saat penjajah Jepang datang ke Indonesia) penduduk Pulau Tidung sempat diungsikan ke daerah Tegal Alur Jakarta Barat. Pengungsian tersebut berlangsung selama tiga tahun, hingga tahun 1945, kemudian penduduk tersebut dapat kembali ke pulau Tidung setelah Penjajahan Jepang lengser. Kini Pulau Tidung menjadi pusat Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan yang membawahi 3 Kelurahan antara lain: Kelurahan Pulau Pari, Kelurahan Pulau Untung Jawa dan Kelurahan Pulau Tidung.  Pulau Tidung terhampar membujur panjang dari barat ke timur dan menjadi 2 bagian (Tidung Besar & Tidung kecil) mempunyai Objek- objek yang dapat dikunjungi yang bisa menjadi  wisata pulau tidung seperti:

    Jembatan penghubung antara Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil. Para pengunjung menamai jembatan ini “jembatan cinta”. Lokasi ini paling banyak didatangi Wisata Pulau Tidung. Jembatan yang panjangnya sekitar 2.5 km ini terkesan eksotik dan menawan. Apalagi pada saat “sunrise” & “sunset” tiba. Para wisatawan berlomba menuju jembatan untuk berfoto- foto menikmati keindahannya atau mengabadikannya dengan berfoto- foto.

Pulau selain pulau tidung


Pulau tidung besar sebelah barat & kurang dikenal oleh wisatawan. Pantai ini dikunjungi sedikit wisatawan karena sepi. Namun pantai ini sangat indah apabila dan mengagumkan ketika matahari terbenam. Bagi wisatawan yang tidak menyukai keramaian, pantai inilah yang tepat untuk menikmati keindahan sunset. akan tetapi ada beberapa pulau selain pulau tidung, diataranya :
  1.     PULAU EDAM/DAMAR
Pulau Tidung
Pulau ini memang punya banyak nama. Nama resminya sebenarnya Pulau Edam. Namun para nelayan kerap menyebutnya sebagai Pulau Damar. Konon kabarnya, Pulau ini dulu banyak ditumbuhi pohon damar. Sedangkan orang Jakarta malah menyebutnya pulau monyet. Pulau Edam menjadi tujuan pertama perjalanan kami. Dengan menggunakan kapal yacht dari Marina Ancol, kami hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk sampai dari Pulau Tidung.

       2.  PULAU UNTUNG JAWA

Pulau ini dikenal sebagai desa wisata nelayan dekat dengan Pulau Tidung. Sesuai julukannya, di sinilah tempat  untuk wisata pulau tidung yang tepat untuk melahap berbagai makanan laut yang disajikan dengan berbagai macam cara, dari digoreng sampai dibakar. Di sini pula rombongan kami menyantap makan siang sambil menatap ke pantai yang luas. Pulau Untung Jawa termasuk pulau yang ramai penghuninya. Selain menampung banyak rumah makan seafood, pulau ini juga kerap menjadi tempat berlibur dan beristirahat.

Kedua pulau termasuk kedalam gugusan kepulauan seribu , meski begitu banyak kepulau yang tidak bisa saya jelaskan satu persatu pada kali ini . Mungkin lain x bisa kita bahas kembali di artikel pulau tidung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Entri Populer